Saya sudah tidak menulis, sibuk. Saya tidak bisa menulis, banyak gangguan. Saya tidak bisa menulis, anak-anak rewel. Saya tidak bisa menulis, banyak tugas kuliah. Saya tidak bisa menulis, banyak PR. Saya yakin, Anda pun memiliki alasan sendiri untuk tidak menulis.
Manajemen waktu itu, bukan hanya bagaimana cara kita menghindarkan diri dari segala situasi yang bisa menghalangi kita, melainkan juga bagaimana cara kita mengatasi situasi yang tidak menguntungkan dan tetap produktif dalam situasi tersebut.
Saat saya menuliskan tulisan ini (pukul 07.23 WIB), anak-anak saya sedang libur dan pukul 09.00 WIB nanti saya harus berangkat ke tempat kerja. Sementara itu, istri saya sudah lebih dahulu berangkat. Nyatanya, tulisan ini terposting juga, kan?
Saya menulis sedikit demi sedikit, saat anak butuh perhatian, saya memperhatikan mereka, setelah mereka puas, saya kembali menulis. Tentu saja, untuk hal ini, sebaiknya kita menggunakan koneksi internet unlimited. Sekarang internet sudah murah, apalagi untuk Yogyakarta, Jakarta, dan Surabaya.
Sekian dulu, mungkin tidak terlalu bermanfaat. Yang penting, ini sudah membuktikan bahwa kita bisa menulis dalam semua situasi. Tulisan ini salah satu buktinya. Ingat, manusia itu dianugerahi Tuhan dengan kemampuan menyesuaikan diri yang sangat bagus. Jadi, manfaatkanlah!
Kalau saya mah lau sempat aja ndan…
Setiap ada kesempatan? Saya yakin, kesempatan itu sangat banyak. Tentu Anda akan produktif sekali.
Karena saya sibuk, saya menulis. Karena saya mendapat tugas, saya menulis. Karena waktu yang saya dapatkan hanya sedikit, saya menulis. Dan karena saya harus berkontemplasi dan memperbaiki diri dengan melihat situasi zaman, saya menulis.
Karena saya menulis, saya mendapatkan uang. hehe
Jadi pengen nulis dalam bahasa Inggris juga: belajar dari Bung David.