Menulis? Kenali Potensi Diri!

Beberapa waktu lalu, seorang remaja mengirim pesan kepada istri saya. Pesannya tentang kegagalannya menjuarai sebuah kompetisi menulis. Dia ikut lomba menulis karya ilmiah.

Istriku pun bercerita bahwa bakat besar si remaja sesungguhnya pada bidang sastra. Dia jago menulis cerpen. Waktu itu, aku sempat berpikir, apakah si remaja tahu kemampuannya itu? Sadar akan kemampuan itulah yang penting. Masalah dia mau ikut lomba menulis kategori lain bukan masalah, boleh-boleh saja. Yang penting, dia harus sadar di mana kekuatannya dan tidak menyia-nyiakan kesempatan jika ada kompetisi dalam bidang sastra, tepatnya menulis cerpen.

Kita sering merasa kalah, merasa gagal dalam menulis. Kita sering merasa orang bodoh saat menulis cerpen, saat menulis karya ilmiah, saat menulis tulisan populer, atau saat menulis puisi. Padahal, yang sesungguhnya, bukan kita bodoh, hanya tidak tahu potensi kita. Kita kerap memaksakan diri bergelut dalam bidang penulisan populer, mengabaikan bidang sastra, padahal kekuatan kita sesungguhnya pada bidang sastra itu.

Jadi, mulai sekarang, kenalilah diri kita sendiri. Kenalilah jenis tulisan yang paling cocok untuk kita.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s